Pelemahan Rupiah dan Dampaknya Terhadap Ekspor & Impor

Bagikan:
📅 29 May 2026 • 👁️ 30 views • 🏷️ Jogja • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: ilustrasi

Rupiah semenjak masuk ke tahun 2026 memasuki angka 16.700 lebih dan terhitung sampai tulisan ini dibuat rupiah mengalami pelemahan sampai dengan 17.885 terhadap US Dollar. 

Pelemahan rupiah menjadi alarm seluruh pihak tak terkecuali sektor industri dan perdagangan DI Yogyakarta. Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY memaparkan bahwa terdapat dampak kerentanan yang berarti bagi pelaku usaha UMKM.

Sektor yang menggunakan bahan baku lokal diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan ekspor. Sebaliknya, usaha yang mengandalkan bahan impor harus menyesuaikan strategi produksi agar tetap mampu bertahan di tengah fluktuasi kurs mata uang.

Kepala Disperindag DIY menyatakan bahwa depresiasi rupiah memang belum memberikan dampak signifikan bagi korporasi besar dan untuk pelaku eksportir selama masih terdapat kontrak berjangka dan klausul serta pembelian sebelum kenaikan yang tajam maka depresiasi ini belum terlalu berpengaruh. 

Disatu sisi kepala Disperindag DIY mengungkapkan kalau sektor kerajinan mengalami dampak berupa kelesuan dari order yang didapat akibat stagnansi ekonomi yang terjadi sehingga pesanan yang didapat tak mengalami kenaikan sekalipun. Menurutnya harga bahan pokok yang mengalami kenaikan menjadi faktor yang berpengaruh. Pasalnya, jika bahan baku naik dan pesanan tetap namun tak bertambah maka hal ini akan mengakibatkan margin keuntungan menipis. 

Disperindag DIY akan mendorong mitigasi serta langkah strategis yang tepat serta adaptif bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan dalam kondisi yang tergolong buruk ini. Disiperindag selain memberikan langkah solutif bagi UMKM juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ekonomi dalam daerah agar siklus ekonomi setidaknya dapat terjaga.


📰 Berita Terkait
Jogja
Aturan Perpanjangan Tenor KPR oleh KEMENPKP akan Selesai Tah...
Jogja
MBG Resmi Dihentikan Sementara
Jogja
Kementerian ESDM Luruskan Hoaks Ajakan Pindah ke Solar Bersu...
Jogja
Ragam Kabar Yogyakarta: Dari Teka-Teki Api Seyegan hingga Ha...
Jogja
Deretan Tuntutan Terhadap Pemerintah Dari Aksi Gejayan Meman...