Sumber Gambar:
Guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang berpusat di kawasan perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi memicu dampak kerusakan parah di wilayah Kabupaten Manggarai dan sekitarnya. Getaran kuat yang terasa hingga beberapa detik tersebut membuat warga panik berhamburan keluar rumah serta merusak ratusan infrastruktur pemukiman hingga fasilitas umum.
Salah satu dampak paling krusial terjadi di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai. Guncangan hebat menyebabkan sejumlah kerusakan fisik pada gedung rumah sakit, termasuk retakan pada dinding hingga ambrolnya plafon di area poliklinik lantai dua. Guna mengantisipasi potensi bahaya gempa susulan, seluruh pasien dari ruang perawatan, ICU, hingga instalasi gawat darurat (IGD) terpaksa dievakuasi darurat ke halaman terbuka serta area depan jalan rumah sakit.
Di tengah proses evakuasi yang mencekam, para tenaga medis tetap siaga memberikan penanganan kesehatan. Selain merawat korban luka akibat reruntuhan material bangunan, petugas medis di halaman RSUD Ruteng bahkan berhasil membantu proses persalinan sejumlah ibu hamil dengan selamat di bangsal darurat.
Hingga Sabtu sore, Tim Reaksi Cepat dari BPBD bersama TNI-Polri terus melakukan pendataan korban, penanganan tanggap darurat, dan penyaluran tenda pengungsian. BMKG mengimbau warga di seluruh kawasan daratan Flores dan Manggarai untuk tetap waspada terhadap potensi rentetan gempa susulan serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan struktur.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.