Pembuktian Terakhir "Principe do Jogo Bonito" yang Ternodai

Bagikan:
📅 18 May 2026 • 👁️ 35 views • 🏷️ Dunia • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: campeonato brasileiro serie a

Minggu (17/03) Santos yang tengah bertanding di kandang mereka sementara Neo Quamica Arena harus menelan pil pahit setelah tim tamu yakni Coritiba mampu mencuri tiga poin dari mereka. Kemenangan Coritiba ini tak lepas dari kontribusi para punggawanya yang gencar untuk mendapatkan poin penuh karena pekan sebelumnya mereka sempat imbang 2-2 dengan Internacional.

Gol yang dibuat oleh Coritiba ini dicetak oleh Breno lopes dimenit 5 dan juga 20 serta pemain gaek asal portugal yaitu Josue dimenit 39 melalui tendangan dari titik putih. Semua gol yang tercipta pada laga ini hanya dibabak pertama saja. Pasalnya, dibabak kedua dari pada gol yang diciptakan lebih banyak drama yang tercipta dalam pertandingan ini. 

Dimenit 60-an sang superstar asal Brazil yakni Neymar hendak menepi sebentar untuk mendapatkan treatment sementara. Disatu sisi Cuca pelatih Santos hendak memasukan Robinho Jr yang dipersiapkan untuk mengganti pemain santos lainnya. Alih-alih mengganti pemain Santos yang lain Robinho jr sendiri malah mengganti Neymar berdasarkan pandangan wasit ke-4 dalam lag ini. Padahal dari kertas pergantian pemain yang tertulis Robinho jr sendiri bukan mengganti Neymar. Sontak hal ini membuat mantan pemain Barcelona marah dan menunjukan kertas ke arah kamera untuk membuktikan bahwa wasit telah membuat kesalahan. 

Namun, pergantian sudah dilakukan baik dari penunjukan nomor ganti dan pemain yang bersangkutan sudah ada yang masuk dan keluar maka keputusan wasit telah mutlak tak bisa diganggu gugat. Hal ini tentunya membuat Neymar sangat murka buka saja karena kesalahan wasit namun juga ia yang tengah mengincar satu spot untuk skuad Brazil yang akan terbang ke Amerika Serikat menjadi sedikit sirna.

Neymar sendiri semenjak cedera kambuhan yang ia dapatkan ketika bermain untuk Al-Hilal membuatnya sudah jarang dipanggil ke timnas Brazil. Performanya yang menurun karena cedera dan faktor usia menjadi pertimbangan pelatih Selecao saat ini yaitu Carlo Ancelotti tidak memanggilnya dan dilansir dari media O Globo, tim provosional Brazil yang berisi 55 pemain Neymar masuk kedalam daftar ini. Nantinya dari 55 pemain ini akan disusutkan menjadi 26 pemain yang akan membela Brazil di Piala Dunia 2026. Tentunya kesempatan ini harus dimaksimalkan dengan baik oleh Neymar. Meski begitu karena kesalahan fatal dalam laga ini peluang Neymar untuk masuk ke 26 nama akhir menjadi terganggu. 

Sejak debut bersama tim nasional Brazil pada 10/08/2010. Neymar sendiri telah berlaga untuk Canarinho sebanyak 128 kali dan menyumbang 79 gol menjadi topskor Brazil di era modern. Meski begitu Ia sendiri baru menyumbangkan 2 prestasi untuk Brazil yakni Piala Konfederasi 2013 dan emas Olimpiade Rio 2016 yang semuanya berlangsung di Brazil. Neymar sendiri sebenarnya hampir saja memberikan trofi mayor seperti Copa America untuk Brazil. Sayangnya, Ia tak masuk skuad juara 2019 karena cedera dan diturnamen yang dihelat saat covid 2021 ia gagal memberikan trofi karena kalah dari Argentina di partai final.

Menengok prestasi Neymar yang masih kurang menyumbangkan gelar mayor untuk tim sekelas Brazil membuatnya harus bermain habis-habisan untuk memberikan kado terakhir ditengah usianya yang tak lagi muda serta riwayat cedera yang kambuh serta performa yang tak lagi sama. Neymar sendiri sudah berumur 34 tahun dan melihat riwayat cedera dan performa bisa saja tahun ini adalah kesempatan terakhir Neymar untuk menunjukan tajinya sebagai pangeran terakhir jogo bonito yang memberikan kenangan indah untuk terakhir kalinya bagi publik Brazil.


📰 Berita Terkait
Indonesia
Resensi Super League 25-26: Borneo FC, Ketika Progres dan Pr...
Indonesia
Semifinal Piala AFF U-19 2026: Skuad Garuda Nusantara Siap T...
Dunia
Kemegahan Tiga Negara: Piala Dunia FIFA 2026 Resmi Dimulai M...
Prancis
Cerita Singkat Endrick di Negeri Napoleon
Indonesia
Timnas Indonesia Menang Melawan Mozambik