Sumber Gambar: @danyvivicrf
Sang bocah ajaib dari negeri Samba kini telah resmi meninggalkan Kota Lyon musim panas ini. Endrick yang masa peminjamannya habis per 30 Juni 2026 akan kembali ke klub asalnya Real Madrid musim depan. Kedatangan bocah 19 tahun ini ke Olympique Lyon terjadi karena jarangnya ia mendapat menit bermain di Real Madrid. Selama paruh musim pertama di Real Madrid musim 25-26 ia tercatat hanya bermain sebanyak 3 kali saja di seluruh kompetisi yang diikuti Real Madrid. Endrick lebih banyak duduk dibangku cadangan dimusim tersebut. Hal ini yang mambuatnya mengambil keputusan di bursa transfer musim dingin bahwa ia ingin pindah sebentar ke klub lain demi mendapat menit bermain.
Kisah Pembuka Di Kota Lyon
Endrick yang tengah putus asa akan menit bermainnya di Real Madrid akhirnya pindah ke klub Prancis, Olympique Lyon. Kepindahan Endrick diperbolehkan oleh Florentino Perez demi menit bermain untuk sang wonderkid dan juga menambah pengalamannya sebagai bekal di masa depan bila ia menjadi ujung tombak andalan El Real. Mahar sebesar 1 juta euro dikeluarkan oleh Lyon untuk menebus biaya pinjaman Endrick.
Akan tetapi dari Real Madrid sendiri mereka membuat klausul peminjaman yang unik. Jika Endrick selalu bermain sebagai starter di seluruh kompetisi yang diikuti Lyon sebanyak 5 kali per pertandingan maka klub Prancis tersebut akan mendapatkan diskon sebesar 200.000 Euro. Lalu jika Endrick dimainkan sebanyak 25 kali maka biaya peminjaman yang dibebankan di awal menjadi gratis sampai masa peminjaman berakhir.
Dengan kualitas dari sang pemain dan potongan biaya yang sangat menguntungkan tentunya Lyon langsung setuju dengan klausul kontrak tersebut. Kesepakatan pun terjadi dan akhirnya Endrick pergi ke Prancis untuk mendapatkan menit bermain di top 5 kompetisi teratas Benua Eropa. Di Lyon ia bermain dengan mengenakan nomer punggung 9 dan menjadi bintang utama penyerang tengah Lyon.
Sentuhan Magis dan Dampak Instan Si Bocah Samba
Endrick baru bermain bersama Lyon ketika mereka menjamu Losc Lille di partai tandang di ajang Coupe de France. Dalam laga ini Endrick mampu memberikan impresi positif dengan mencetak 1 assist dipertandingan debutnya. Dengan torehan positif tersebut membuat Endrick tampil percaya diri. Di pertandingan pekan berikutnya Endrick mampu memberikan 1 assist ketika Lyon menghadapi Stade Brestois di Ligue 1. Dipekan berikutnya Ia mampu menorehkan catatan hattrick dipapan skor kala menghadapi FC Metz dimana dalam laga ini Lyon mampu membantai mereka dengan skor akhir 2-5 untuk kemenangan Les Gones.
Sempat tak memberikan kontribusi di laga melawan Losc Lille dalam lanjutan Ligue 1, Endrick akhirnya mampu menyumbangkan 1 gol serta assist dipertadingan babak 16 besar kompetisi Coupe de France. Sementara di kompetisi Europa League ia mampu memberikan 1 gol kala Lyon bermain imbang menghadapi Celta Vigo.
Namun di 2 pekan setelahnya dalam pertandingan Ligue 1, Endrick mulai jarang memberikan kontribusi positif kepada tim. Tercatat dari 2 laga yang ia lakoni tersebut, Endrick mendapatkan 2 kartu kuning, 2 kartu merah baik langsung maupun karena sudah terkena kartu kuning sebelumnya. Penampilan buruk dari pemain kelahiran Taguatinga, Brazil ini membuat publik menjadi kecewa terhadapnya. Memang ia memiliki bakat yang besar namun juga terlalu gampang mendapatkan kartu entah apapun alasannya tentunya ini menjadi kekurangan.
Dengan mulai banyaknya kritik ini Endrick tak tinggal diam. Di pekan-pekan selanjutnya ia mampu memberikan kontribusi positif untuk Lyon dan menjadikan dirinya sebagai pemain terbaik paruh musim di Ligue 1. Setelah performa jeblok sebelumnya, Endrick di 14 laga selanjutnya mampu membukukan catatan 2 gol dan 6 assist diseluruh kompetisi yang diikuti Lyon. Performa impresif ini tentunya menjadi catatan penting untuk sang pemain bahwa dirinya mampu menjawab kritikan dan mengakui kesalahan serta mau mengubah hasil buruk menjadi hasil baik.
Selama ia bermain dengan Lyon, Endrick telah menjalani 24 laga dengan torehan 8 gol, 8 assist, 4 kartu kuning, 1 kartu merah akumulatif, 1 kartu merah langsung dan mencatatkan menit bermain sebanyak 1.732. Bersama klub Prancis ini, Endrick sering bermain selama 90 menit dan dengan performa yang ia bukukan di Lyon menjadi modal besar baginya agar percaya diri dan mampu mengamankan 1 spot di skuad Real Madrid musim depan.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.