Kota Bandung Berpesta Untuk ke-5 Kalinya

Bagikan:
📅 23 May 2026 • 👁️ 26 views • 🏷️ Indonesia • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: @persib

Sabtu (23/05), Tim asal kota Kembang yakni Persib Bandung resmi menjadi jawara liga teratas Indonesia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sejarah ini mampu diciptakan tim yang berdiri sejak 1919 di kota Bandung ketika mereka menjalani pekan terakhir Super League melawan tim asal kota Jepara, Persijap.

Persib sendiri mengawali laga dengan mendominasi penguasaan bola sejak awal dan tak tinggal diam, Laskar Kalinyamat ketika mampu merebut bola mereka tidak langsung memberikan serangan balik cepat, justru mereka juga melakukan penguasaan bola seperti apa yang dilakukan Persib. Dalam laga ini sendiri meskipun penguasaan bola hampir dominan dilakukan oleh kedua tim dengan 57% untuk tuan rumah sementara 43% penguasaan bola untuk tim tamu. Skema serangan Persib lebih efektif dengan 7 shoot yang dilesakan dan 3 diantaranya on target. Berbanding terbalik dengan Persijap yang tidak satupun mampu melesakan tendangan ke gawang Teja Paku Alam. 

Skor yang berakhir dengan hasil remis ini sudah sangat cukup mengantarkan skuad asuhan Bojan Hodak untuk menjadi juara musim ini meskipun Borneo FC mampu membantai tim asal kota Ternate, Malut United dengan skor 7-1 untuk kemenangan Pesut Etam. Hal ini terjadi karena dari rekor head to head antara Persib & Borneo FC dari 2 pertandingan di Super League, Persib mampu meraih 1 kemenangan di GBLA dan 1 hasil imbang di Segiri.

Raihan Impresif ini tentunya membuat tim kebanggaan publik Jawa Barat menjadi satu-satunya tim di Indonesia yang mampu meraih 5 gelar juara setelah penyatuan liga Perserikatan dan Galatama tahun 1994 silam. Sedikit kilas balik mengenai perjalanan Maung Bandung musim ini, tim mengawali laga di liga dengan sangat meyakinkan secara skuad namun dari sisi taktikal masih kurang hal inilah yang membuat Bojan Hodak selaku pelatih merekrut pemain tambahan disisi pertahanan dan penyerangan demi memuluskan taktik yang hendak ia inginkan. 

Persib sendiri tak bisa langsung meraih kemenangan secara instan. Pasalnya pemain baru yang bermain masih belum bisa menemukan ritmenya dengan tim sampai bulan November. Memang mereka mendapat 3 poin dari 10 laga namun permainan yang dihasilkan masih belum mulus lebih banyak ugly win. Barulah di bulan Desember, Persib menunjukan permainan sesungguhnya yang ingin mereka mainkan sedari awal. Berkaca dari kekalahan atas Malut United dikandang mereka pada pekan ke-12 di bulan Desember. Pangeran Biru tak pernah sekalipun kalah semenjak dari situ dan mampu mendapatkan 16 kali kemenangan dan 6 hasil imbang sampai pertandingan terakhir dan mengakhiri liga dengan catatan yang sangat manis.

Persib sendiri mengakhiri kompetisi Super League musim ini dengan catatan 24 kemenangan, 7 imbang dan 3 kekalahan. Persib mampu menjebol gawang lawan sebanyak 59 kali dan kebobolan 22 kali sepanjang kompetisi berlangsung. Raihan ini tentunya selain mendapatkan medali juara, Persib akan tampil di kompetisi Asian Champions League 2 musim 26/27. Meskipun begitu Persib bandung harus mengawali perjalanan mereka dikompetisi ini sama seperti musim lalu dengan masuk babak kualifikasi terlebih dahulu dan melawan juara liga Filipina. Dengan keikutsertaannya yang sudah 3 kali diajang Asia beserta juara liga Indonesia ketiga kalinya secara beruntun maka sudah saatnya untuk Persib berbicara lebih banyak dipentas Asia dan mampu mengharumkan nama Indonesia. 

Dengan ini selamat atas juaranya dan semoga mampu memberikan prestasi terbaik di Asia. Persib Salawasna.


📰 Berita Terkait
Indonesia
Resensi Super League 25-26: Borneo FC, Ketika Progres dan Pr...
Indonesia
Semifinal Piala AFF U-19 2026: Skuad Garuda Nusantara Siap T...
Dunia
Kemegahan Tiga Negara: Piala Dunia FIFA 2026 Resmi Dimulai M...
Prancis
Cerita Singkat Endrick di Negeri Napoleon
Indonesia
Timnas Indonesia Menang Melawan Mozambik