Sumber Gambar: @PSG
Pada pertandingan pekan terakhir Ligue 1, penyerang PSG yakni Ousmane Dembele mengalami cedera dimenit 27 saat Paris Saint-Germain bertandang ke "rumah" saudara satu kotanya Paris FC. Meskipun penyerang andalan PSG ini ditarik keluar diawal babak pertama, skuad asuhan Luiz Enrique ini nyatanya mampu mencetak gol terlebih dahulu melalui sontekan Bradley Barcola memanfaatkan umpan Fabian Ruiz dimenit 50. Tak tinggal diam skuad asuhan Antoine Kombouare menyamakan kedudukan lewat penyerang mereka Alimami Gory dimenit 76 dan menjelang akhir laga Gory mencetak gol penutup untuk kemenangan Paris FC dan menutup laga akhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan timnya yang baru saja promosi ke kasta tertinggi liga Perancis.
Meski laga ini tak mempengaruhi PSG dalam persaingan juara namun cederanya pemain mereka yang baru saja meraih Ballon D'or tentunya menjadi batu sandungan bagi Les Parisien dari sisi lain kota Paris. Dimusim ini Dembele pernah mengalami cedera pada pekan awal PSG memulai perjalanannya baik di Ligue 1 maupun Champions League. Tercatat pemain berusia 29 tahun ini absen sebanyak 14 laga karena cedera dan dari 14 laga tersebut PSG mampu meraih 9 kemenangan, 4 hasil imbang dan 1 kekalahan dengan torehan 29 gol disemua kompetisi yang PSG ikuti.
Walaupun terkesan sangat baik dalam torehan gol yang diraih tanpa mega bintangnya. PSG tetap saja masih perlu was-was untuk menjalani laga final. Pasalnya, lawan mereka nanti di final, Arsenal, baru saja mendapat gelar Premier League setelah rival mereka dalam perebutan juara tahun ini yaitu Manchester City meraih hasil remis 1-1 ketika bertandang ke markas Bournemouth. Dengan sudah pastinya gelar Premier League ditangan The Gunners tentunya menjadi moral booster bagi skuad Mikel Arteta untuk menjalani laga pamungkas musim ini melawan PSG di partai final Champions League.
Selain Dembele, PSG juga kehilangan Nuno Mendes, Achraf Hakimi, Warren Zaire-Emery, dan Quentin Ndjantou yang harus menepi ke ruang perawatan sementara. Tercatat hanya Hakimi yang akan kembali dengan cepat ke skuad PSG sebelum final Champions League berlangsung. Arsenal sendiri juga mengalami apa yang PSG rasakan. 3 punggawa meriam london yakni Jurrien Timber, Ben White dan Mikel Merino mengalami cedera. Namun, Timber dan Merino diperkirakan akan bisa kembali merumput dipekan pamungkas Arsenal. Sementara Ben White sendiri masih belum diketahui kapan akan sembuh dari cederannya.
Dengan banyaknya pemain yang cedera diskuad PSG maka Arsenal sedikit diuntungkan pada laga final ini karena kebugaran pemainnya yang dalam kondisi terbaik dan hanya minus satu pemain saja. Bagi Luis Enrique hal ini tentunya menjadi alarm untuknya agar mampu memberikan hasil maksimal demi mempertahankan trofi βSi Kuping Besarβ agar tetap di kota Paris.
Laga final sendiri akan dihelat tanggal 30/05 di Puskas Arena Budapest dengan kapasitas penonton 67.000. Sedikit trivia mengenai stadion ini, selain partai final Champions League, Puskas Arena pernah menghelat laga final Europe League 2023 antara Sevilla vs AS Roma yang dimana dalam pertandingan ini Sevilla menjadi juaranya.
Mampukah Meriam London mendapatkan trofi Champions League pertamanya dalam sejarah klub atau PSG sang juara bertahan musim lalu mampu menjaga trofi ini tetap di Kota Paris? Jawabannya hanya Mikel Arteta sebagai juru taktik haramball dan Luis Enrique sebagai peramu sepakbola atraktif yang bisa menentukannya. Tim dengan pertahanan terbaik melawan tim dengan penyerangan terbaik.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.