Pemerintah Temukan 6 Juta Data Ganda Penerima Makan Bergizi Gratis, BGN Lakukan Evaluasi

Bagikan:
📅 07 Aug 2026 • 👁️ 32 views • 🏷️ Jogja • ✍️ ojan Sumber Gambar: BGN

Pemerintah menemukan sekitar 6 juta data ganda dalam daftar penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini memicu pembenahan dan penyisiran data skala besar guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjelaskan bahwa tumpang-tindih data tersebut terjadi akibat seorang anak terdaftar di lebih dari satu instansi pendataan.

"Misalnya, seorang anak terdaftar sebagai siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di bawah naungan Kementerian Agama, tetapi di saat bersamaan juga tercatat di pendataan Kemendikdasmen sebagai siswa SMP, atau terdaftar ganda sebagai santri di pondok pesantren," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta Pusat.

Sinkronisasi Data Antar-Kementerian

Untuk mengatasi persoalan ini, BGN tengah mengintensifkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah integrasi data ini melibatkan:

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)

Kementerian Agama (Kemenag)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN

Proses penyisiran dan integrasi ini diharapkan dapat menghilangkan identitas ganda (double identity) sehingga jumlah penerima MBG dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Fokus Efisiensi dan Ketepatan Sasaran

Dengan adanya evaluasi dan pengurangan data ganda hingga 6 juta penerima, pemerintah berkomitmen untuk menjaga efisiensi anggaran negara serta memastikan bahwa program prioritas ini benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.


📰 Berita Terkait
Jogja
DPR Sepakati Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240,2 Triliun
Jogja
Menantu Kiai Resmi Ditahan dalam Kasus Pemerkosaan Eks Santr...
Jogja
Sesosok Mayat Ditemukan di Lahan yang Terbakar di Sleman
Jogja
Satu Penumpang KM Virgo Transport 8 Berhasil Ditemukan Selam...
Jogja
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Beruntun, Status Berada...