Sumber Gambar: PSIM Yogyakarta
PSIM Jogja secara resmi bekerja sama dengan Adidas untuk menyambut kompetisi Super League 2026/27. Proses kolaborasi tersebut ternyata tidak berlangsung begitu saja karena manajemen PSIM harus melakukan negosiasi terkait desain jersey. Liana Tasno, direktur utama PSIM, mengatakan dia meminta Adidas memasukkan elemen batik parang pada jersey. Dia berpendapat bahwa identitas ini penting karena PSIM adalah klub yang membawa nama Daerah Istimewa Yogyakarta.
Liana mengaku harus memperjuangkan permintaan tersebut agar Adidas bersedia memasukkan motif batik parang. Kerja sama ini baru berlangsung satu musim sehingga kedua pihak masih akan melihat proses koordinasi dan evaluasinya. Sementara itu, jersey PSIM bersama Adidas diperkirakan dijual dengan harga sekitar Rp700.000.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.