Sumber Gambar: ilustrasi
Matchday pertama fase grup Piala Dunia 2026 langsung menyajikan sejumlah drama dan hasil di luar dugaan. Tiga laga sengit yang mempertemukan kekuatan lintas benua berakhir dengan tensi tinggi, di mana tim-tim non-unggulan sukses mencuri panggung dan mengguncang prediksi di atas kertas.
Tembok Kokoh Maroko Redam Debut Carlo Ancelotti Bersama Brasil
Pertandingan pembuka Grup C yang digelar di Stadion New York New Jersey berakhir tanpa pemenang setelah Brasil ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1. Skuad Maroko mengejutkan lini belakang Selecao lewat gol cerdik Ismael Saibari pada menit ke-21 yang memanfaatkan umpan terobosan dari Brahim Diaz. Anak asuh Carlo Ancelotti baru bisa merespons sebelas menit berselang melalui sepakan keras Vinicius Junior di menit ke-32. Meski Brasil tampil mendominasi dan mengurung pertahanan Maroko di babak kedua, ketangguhan kiper Yassine Bounou serta disiplinnya lini belakang Singa Atlas memaksa raksasa Amerika Selatan itu harus puas berbagi satu angka.
Drama Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Swiss atas Qatar
Di Grup B, Swiss harus meratapi kegagalan memetik poin penuh setelah ditahan imbang 1-1 oleh Qatar di Stadion San Francisco Bay Area. La Nati sebenarnya mampu unggul cepat sejak menit ke-17 melalui eksekusi penalti tenang Breel Embolo menyusul pelanggaran di kotak terlarang. Di bawah arahan Julen Lopetegui, Qatar yang terus menekan sepanjang laga akhirnya mendapat dewi fortuna di masa injury time. Kemelut di depan gawang Swiss pada menit ke-90+3 memaksa bek pengganti Miro Muheim melakukan gol bunuh diri, sekaligus mengamankan poin perdana yang sangat krusial bagi sang jawara Asia di turnamen ini.
Gol Bersejarah Irankunda Bawa Australia Bungkam Turki
Kejutan terbesar datang dari Grup D saat Australia sukses menumbangkan Turki dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion BC Place, Vancouver. Turki yang menguasai jalannya pertandingan hingga 72% penguasaan bola berulang kali dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang kiper muda Australia, Patrick Beach, yang menggantikan posisi kapten senior Mat Ryan. Socceroos membuka keunggulan di menit ke-27 lewat penyerang muda Nestory Irankunda yang sekaligus mencatatkan diri sebagai pencetak gol termuda Australia di sejarah Piala Dunia. Kemenangan skuad asuhan Tony Popovic akhirnya dikunci pada menit ke-75 lewat sepakan jarak jauh Connor Metcalfe setelah memanfaatkan kesalahan lini tengah Turki.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.